satunarasi

BerandaBaubauSorotan Ijazah Bacabup Buteng Dianggap Opini Liar dan Minim Referensi

Sorotan Ijazah Bacabup Buteng Dianggap Opini Liar dan Minim Referensi

BUTON TENGAH, SATUNARASI.COM – Polemik yang menyorot keabsahan ijazah paket C salah satu Bakal Calon Bupati (Bacabup) Buton Tengah (Buteng) LA dianggap opini liar. Pasalnya, narasi yang disampaikan tanpa dasar, sehingga terkesan minim referensi soal aturan legal sebuah ijazah.

Praktisi Hukum asal Buton Tengah, Adnan, SH., MH secara tegas menyatakan bahwa ijazah tersebut dikeluarkan telah sesuai prosedur oleh instansi berwenang, sehingga secara sah memiliki kekuatan hukum penuh.

“Jangan sampai yang menyorot keabsahan ijazah paket C itu tidak membaca pasal 3 Ayat 2 huruf c Permen Nomor 21 Tahun 2009, disitu sangat terang dan jelas keabsahannya,” tegas Adnan kepada satunarasi.com, Selasa (11/06/2024).

Sesuai penjelasan dalam Permen tersebut bahwa persyaratan peserta Ujian Nasional untuk Program Paket B dan Program Paket C harus memiliki ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah dengan minimum usia ijazah 3 tahun atau usia ijazah minimum 2 tahun bagi peserta Ujian Nasional untuk Program Paket A, Program Pakat B, dan Program Paket C yang berusia 25 tahun atau lebih.

“Jadi tahun kelahiran Bacalon Bupati LA itu 6 Maret 1979. Sedangkan ijazah paket C terbit 14 Agustus 2009, yang bersangkutan sudah berusia 30 tahun sehingga itu legal sesuai aturan,” jelas Ketua Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia Kota Baubau itu.

Ijazah Bacalon Bupati LA sangat jelas bahwa paket B terbit pada 13 Agustus 2007 sedangkan paket C terbit pada 14 Agustus 2009. Jika dihitung sangat jelas keabsahannya karena memiliki rentang waktu ijazah paket B ke Ijazah paket C yakni 2 tahun 1 hari dan usia pemilik ijazah diatas dari 25 tahun.

Penafsiran logisnya kata Adnan bahwa peserta dibawah usia 25 tahun tetap menyelesaikan program paket B atau program paket C nya selama 3 tahun atau 6 semester. Sedangkan yang sudah berusia 25 tahun keatas menyelesaikan Program Paket B atau paket C-nya selama 2 tahun atau 4 semester

“Peserta berusia 25 tahun ke atas sengaja diberi waktu yang singkat dengan maksud untuk memberikan kesempatan lebih cepat bagi mereka yang ingin meningkatkan kualifikasi akademis mereka dan membuka peluang baru dalam dunia kerja atau melanjutkan studinya,” terangnya.

Sebab kata La Tejo panggilan karib Adnan bahwa peserta dewasa memiliki tanggung jawab seperti pekerjaan dan keluarga. Program yang lebih singkat dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan mereka untuk menyelesaikan pendidikan tanpa mengorbankan kewajiban lainnya, dalam hal ini guna tercipta keseimbangan antara pendidikan dengan tanggung jawab lainnya.

Lanjutnya, teks hukum tidak jarang ditulis dalam bahasa yang memerlukan interpretasi. Pasal-pasal dalam undang-undang mungkin memiliki makna yang tidak langsung atau bisa ditafsirkan dengan berbagai cara, tergantung pada konteks dan situasi tertentu.

“Kalaupun ada pihak-pihak yang menyoroti itu hal biasa, namun tetap saja tidak mengurangi keabsahan dari ijasah itu sendiri sesuai asas Praduga Rechtsmatig yang mengandung makna bahwa setiap tindakan penguasa harus selalu dianggap benar menurut hukum, sampai kemudian ada pembatalannya oleh yang berwenang,” terangnya.

Lebih tegas dijelaskan bahwa kalaupun saat penerbitan Ijasah itu terdapat kesalahan prosedur maka yang dapat mencabut atau membatalkannya pejabat atau atasan pejabat yang mengeluarkan itu atau berdasarkan perintah pengadilan yang didasarkan atas gugatan oleh pihak yang merasa kepentingannya dirugikan dengan keberadaan ijasan tersebut.

“Menurut saya itu tidak ada kesalahan. Kalaupun terdapat kesalahan prosedur, maka yang dapat mencabut atau membatalkan hanya pejabat atau atasan pejabat yang mengeluarkan Ijasah itu, atau berdasarkan perintah pengadilan,” tutupnya. (adm)

Penulis : Sadly
Editor : Basyra

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com