satunarasi

BerandaButon TengahHUT Buteng dalam Duka, Belasan Warga Meninggal Laka Laut Usai Nonton Konser

HUT Buteng dalam Duka, Belasan Warga Meninggal Laka Laut Usai Nonton Konser

BUTON TENGAH, SATUNARASI.COM-Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Duka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Buton Tengah khususnya Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim) Provinsi Sulawesi Tenggara. Puluhan orang menjadi korban dan belasan dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan laut, Senin (24/07/2023).

Sesuai informasi yang dihimpun di lapangan, laka laut terjadi dalam penyeberangan Desa Lanto menuju Desa Lagili sekira pukul 01.00 WITA.

Hal itu terjadi usai para korban pulang dari nonton konser artis asal Maluku di Kelurahan Lakorua Kecamatan Mawasangka Tengah dalam rangkaian acara HUT Kabupaten Buton Tengah (Buteng) ke-9. Tepat hari ini, menjadi puncak perayaan Hari Jadi Kabupaten Buteng, namun di rayakan dalam suasana duka.

Kronologis, dalam larut pasca konser, masyarakat khususnya Desa Lagili Kecamatan Mawasangka Timur bergegas pulang menggunakan jasa penyeberangan perahu gandeng dengan mesin tempel. Namun, naas di tengah laut terjadi musibah.

Perahu yang mereka tumpangi di tengah laut dalam gelap menurut para korban selamat, tetiba perahu bagian depan menabrak tali jangkar bagan ikan, sehingga mesin langsung mati seketika. Parahnya, diperkirakan sekira 60 orang penumpang kapal rakitan tersebut, dan itu melebihi kapasitas.

Akibatnya, kapal rakitan tersebut langsung terbalik karena penumpang banyak bertumpuk di bagian depan kapal. Sehingga semua penumpang jatuh di laut dalam kondisi gelap gulita, sehingga banyak yang tidak mampu selamatkan diri, dan belasan nyawa hilang.

Mendengar kabar tersebut, pewarta satunarasi.com langsung terjun kelapangan. Puluhan masyarakat dan keluarga korban ramai berdatangan di Puskesmas Mawasangka Timur dengan duka dan kesedihan. Termasuk Ketum KONI Buton Tengah La Andi, S.Sos gerak cepat sekira pukul 05.00 WITA datang melihat kondisi para korban di Puskesmas.

Pasalnya, semua korban meninggal dan luka di evakuasi di Puskesmas Mastim guna pemeriksaan dan perawatan. Sesuai informasi di ruang ICU Puskesmas Mastim, dinyatakan 15 orang meninggal dunia. Sedangkan 6 orang korban (semua perempuan) masih dalam perawatan medis. Sisanya selamat dalam kondisi baik.

Diketahui, 15 korban meninggal tersebut semua merupakan warga Desa Lagili Kecamatan Mastim. Usai pemeriksaan, para Jenazah langsung di evakuasi dan di pulangkan ke Desa alamat untuk dikebumikan.

Dalam kesempatan itu, Ketum KONI Buteng, La Andi mengucapkan duka mendalam dan berharap para keluarga korban dapat diberikan ketabahan dan kesabaran. Bagi yang masih dalam proses perawatan cepat diberikan kesembuhan.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya sangat berduka atas insiden musibah ini. Makanya pasca Shalat Subuh, saya dengar langsung bergegas menuju Mastim untuk melihat para korban,” singkat La Andi saat ditemui di Puskesmas Mastim, Senin (24/07/2023). (adm)

Laporan : Basyra

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com