satunarasi

BerandaWakatobiEgo Politik DPRD Wakatobi, Bahas APBD-P di Luar Daerah Hingga Teteskan Air...

Ego Politik DPRD Wakatobi, Bahas APBD-P di Luar Daerah Hingga Teteskan Air Mata

WAKATOBI, SATUNARASI.COM – Ego politik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi makin terlihat nyata. Perbedaan kepentingan lebih menonjol dibandingkan nasib daerah. Bayangkan, selama H. Haliana menjabat sebagai Bupati, para Wakil Rakyat daerah itu tak pernah sejalan.

Terbaru, paripurna rancangan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2022 tidak pernah memenuhi kourum. Akibatnya, empat fraksi bersama pemerintah daerah harus melaksanakan rapat paripurna di luar daerah, itupun tidak memenuhi kourum.

Pada kesempatan itu, terlihat jelas seluruh anggota Fraksi dari Partai Golongan Karya (Golkar) tidak hadir. Termasuk anggota fraksi Partai Gerindra, Hj Erniwati serta Wakil Ketua II, La Ode Nasrullah dan H. Sukiman.

Dari 25 anggota DPRD Wakatobi, 12 orang tidak hadir. Padahal paripurna itu rencananya akan langsung dilakukan penetapan APBD-P dan harus dihadiri minimal 17 anggota. Kendati begitu, Wakil Ketua 1, H Arifuddin tetap membuka rapat pembahasan bersama dengan empat Fraksi yakni PDIP, Partai Nasdem, Fraksi Gebar (Gerindra-PAN-PBB) dan Fraksi Hanura-Demokrat.

Arifuddin menegaskan, meskipun rapat tidak kourum, sebagai perwakilan rakyat tetap berjuang sesuai dengan perintah perundang-undangan, hingga akhir waktu penetapan APBD-P sesuai PP nomor 12 tahun 2019.

“Sebagai wakil rakyat kami akan tetap berjuang sampai waktu yang telah di tetapkan oleh pemerintah pusat,” ungkapnya saat rapat yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (30/09/2022).

Kendati demikian, dirinya meminta maaf kepada masyarakat Wakatobi. Pasalnya, keinginan dan harapan masyarakat tidak dapat dilakukan, bukan karena kehendaknya dan teman- teman dari empat Fraksi. Tetapi ada beberapa anggota DPRD yang tidak serius memikirkan daerah.

“Kita ketahui bersama bahwa dari seluruh rangkaian kegiatan menuai harapan dari masyarakat Wakatobi, akan tetapi ini bukanlah kehendak kami, karena itu saya minta maaf, ” keluh Arifuddin sambil meneteskan air mata.

Sesuai pantuan pewarta satunarasi.com, awalnya rapat pembahasan dan penetapan APBD-P itu dibuka langsung Ketua DPRD H. Hamirudin pada pukul 14.00 Wita, namun tak lama langsung ditutup pada pukul 14.23 Wita. Hingga pukul 20.00 Wita belum ada kelanjutan rapat. Olehnya itu, Wakil Ketua 1, H Arifuddin mengambil langkah melanjutkan rapat. (adm)

Penulis : Udin
Editor : Basyra

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com