satunarasi

BerandaWakatobiLestarikan Budaya, DPW RGPI Wakatobi Gelar Adat Manangia Kabuenga

Lestarikan Budaya, DPW RGPI Wakatobi Gelar Adat Manangia Kabuenga

WAKATOBI, SATUNARASI.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI) Wakatobi menggelar acara adat Manangia Kabuenga di lingkungan Endapo, Kelurahan Mandati dua, Senin (11/07/2022).

Ketua RGPI Wakatobi Daud Yusuf mengatakan, pelestarian budaya lokal daerah merupakan salah satu program 100 hari kerja DPW RGPI Kabupaten Wakatobi sejak dilantik DPP RGPI di Kota Baubau, pada 26 Maret 2022 lalu.

“Melalui kesempatan yang berbahagia Ini, saya menyampaikan harapan agar dukungan berbagai pihak khususnya di Wakatobi, jangan berhenti sampai di kegiatan ini saja. Tujuannya agar upaya pelestarian budaya lokal sebagai aset berharga Wakatobi dapat kita laksanakan bersama,” kata Daud Yusuf.

Melalui giat itu, dihadapan mereka telah berdiri kokoh Kabuenga (Ayunan Raksasa). Dimana sejak pendiriannya sampai prosesi inti memiliki nilai-nilai filosofis yang sangat luar biasa.

“Kabuenga juga mengajarkan kita arti penting untuk melangkah  ke depan agar bisa terbang tinggi dan meraih apa yang kita inginkan. Kita perlu mengambil ancang-ancang dan harus mundur terlebih dahulu untuk menguatkan pijakan. Mundur bukan berarti takut atau menyerah, tapi mempersiapkan energi dan mental, ” pungkasnya.

Kbuenga juga mengajarkan agar selalu perpegang kuat pada keyakinan dan tali ketawakalan. Sebagaimana ketika mulai mengayunkan tubuh dan tangan begitu erat menggenggam tali ayunan. Setelah itu, kita akan kembali ke belakang, mengambil langkah lagi. menguatkan pijakan dan pegangan mengayunkan tubuh lagi, bahkan lebih tinggi dari ayunan sebelumnya.

“Begitu juga dalam kehidupan. Kadang kita harus kembali mundur untuk melihat dan mengevaluasi apa saja yang telah kita lakukan. Apa yang telah berhasil dicapai dan apa yang masih perlu di perbaiki, serta bagian mana yang kita gagal dalam menuntaskannya. Sehingga bisa ‘Berayun’ lebih tinggi, ” Cerita La Ucu panggilan karib Daud Yusuf.

DPW RGPI Wakatobi memiliki kepedulian terhadap budaya daerah Wakatobi, karena itu aset yang dapat mengundang wisatawan ubtuk berkunjung ke Wakatobi.

“Kami berharap dapat nemberikan efek positif dalam meningkatkan perekonomian daerah agar RGPI dapat mencapai tujuan oraganisasi sesuai AD/ART dengan slogan “Modern, Nasionalis, Religius, Bisnis” dapat terwujud dalam dunia nyata,” tutupnya.

Perlu diketahui, kabuenga merupakan warisan budaya yang secara turun temurun. Pada mmumnya budaya ini kerap dilestarikan di pulau wangi-wangi serta pulau kapota khususnya. Kabuenga tidak akan pernah musnah sepanjang masyarakat memiliki kepedulian untuk tetap dilestarikan. (adm)

Laporan : Udin
Editor : Basyra

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com