satunarasi

BerandaEdukasiMahasiswa IAIN Kendari, Perdana KKN di Wakatobi

Mahasiswa IAIN Kendari, Perdana KKN di Wakatobi

WAKATOBI, SATUNARASI, COM – Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) Sultan Qaimuddin Kendari tiba di Kabupaten Wakatobi untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Minggu, 3 Juli 2022.

Wakil Rektor bidang akademik dan pengembangan kelembagaan, Husain Insawan mengatakan, Wakatobi dipilih sebagai lokasi KKN karena banyak mahasiswa IAIN yang berasal dari Wakatobi. Selain itu, ada bantuan biaya pendidikan yang sudah diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari Wakatobi.

Disamping itu, hal demikian juga merupakan tindaklanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dilakukan antara Bupati Wakatobi dengan Rektor IAIN Kendari beberapa waktu lalu.

“Nah inilah waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan mahasiswa asal Wakatobi supaya KKN di Wakatobi. Kami menyusun untuk di setiap desa atau kelurahan sebanyak 9-10 orang dan ada yang dua posko seperti yang ada dalam kota,” ujarnya saat diwawancarai di halaman kantor Bupati Wakatobi.

Lanjutnya, program intrakurikuler para mahasiswa tersebut akan lebih mengarah pada pembinaan mental kerohanian yang sifatnya non fisik. Kendati kampus tersebut merupakan perguruan tinggi yang fokus di bidang keagamaan.

“Itu lebih kita kedepankan, apalagi Bupati Wakatobi Haliana juga punya program untuk meningkatkan kesalehan sosial masyarakat Wakatobi. Maka sinkronlah dengan apa yang menjadi misi mahasiswa IAIN Kendari yaitu melakukan pembinaan mental kerohanian, meningkatkan religiusitas masyarakat,” paparnya.

Peserta KKN juga akan melakukan pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Tempat Pengajian Qur’an (TPQ), pembinaan majelis taklim, remaja masjid, tahlilan, dan yasinan. Dalam peserta KKN tersebut juga ada beberapa mahasiswa yang merupakan hafiz dan hafizah, tilawah dan sebagainya.

“Mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu program pemerintah Kabupaten, Kecamatan Desa dan Kelurahan selama 45 hari berada di Wakatobi. Apalagi dalam waktu dekat akan ada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi, mereka bisa menjadi wakil dari Wakatobi,” tuturnya.

Wakil Rektor (Warek) itu menerangkan, untuk mendukung Wakatobi sebagai daerah pariwisata, dalam pembekalan, pihak kampus sudah menyampaikan kepada peserta KKN agar membantu program pemerintah Wakatobi. Melalui sosialisasi maupun mempublikasikan Wakatobi sebagai pusat destinasi pariwisata nasional.

“Kita minta mereka membuat media sosial (Medsos) desa, baik dari Instagram, facebook, youtube, twitter. Sehingga ketika ada aktifitas yang dilakukan di desa mereka bisa langsung upload di situ. Disamping itu juga, mereka punya handphone android dan follower. Sekali di share bisa langsung disaksikan banyak orang,” bebernya.

Perlu diketahui, Mahasiswa IAIN Kendari yang berasal dari 4 fakultas, yakni tarbiyah dan ilmu keguruan, syariah, ekonomi dan bisnis Islam serta fakultas Ushuluddin adab dan dakwah. Fakultas itu terdiri dari 19 program yang bakal ditebar di 41 desa dan kelurahan di Kecamatan Wangiwangi dan Wangiwangi Selatan (Wangsel). Sementara untuk di pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko akan diprogramkan di tahun selanjutnya. Kendati KKN IAIN itu baru pertama kali dilakukan Wakatobi.(adm)

Laporan : Udin
Editor : Basyra

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com