satunarasi

BerandaBombanaPolsek Kabaena Timur Enggan Proses Laporan Korban Ricuh Antar Pemuda Lambale-Dongkala

Polsek Kabaena Timur Enggan Proses Laporan Korban Ricuh Antar Pemuda Lambale-Dongkala

BOMBANA, SATUNARASI.COM – Dua korban penganiayaan Warga Kelurahan Lambale Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) menuntut keadilan. Sudah beberapa kali melapor ke pihak kepolisian setempat, namun laporan korban kericuhan antar pemuda itu enggan diproses.

Dua korban penganiayaan bernama La Awe (35) dan Idham (19) mengaku, pihaknya sudah beberapa kali mendatangi Polsek Kabaena Timur, namun hingga kini laporan itu tidak ditanggapi. Para korban menuntut keadilan dari penegak hukum agar para pelaku dapat ditindak tegas sesuai dengan perbuatannya.

“Sudah lima kali kami datang melapor di Polisi (Polsek Kabaena Timur), tapi tidak pernah digubris. Kami heran, padahal terduga pelaku kami ketahui namanya dan kami sudah laporkan, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan dari polisi,” kata La Awe saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (13/04/2022).

Sesuai pengakuan korban La Awe bahwa kronologis kejadian saat pulang dari pesta jegot di wilayah Pantai Baru Kelurahan Dongkala, Selasa malam (29/03/2022) sekira pukul 00.30 wita. Di tengah perjalanan mereka dihadang oleh sejumlah pemuda Kelurahan Dongkola. Saat meminta agar diberikan akses jalan untuk lewat, para korban malah dianiaya dari arah belakang.

“Saat pulang dari acara joget itu, suasana masih kacau. Saya bersama dua teman, namun dalam perjalanan kami dipalang sama anak-anak Dongkala. Di tempat itu ada Samsul dekati saya. Setelah izin pulang, baru tiga langkah sudah bunyi (pukulan) dari arah belakang entah batu atau kayu balok. Jadi saya rasa terduga pelaku itu Samsul karena dia yang ada dibelakang,” ceritanya.

Kendati demikian, Lanjut La Awe bahwa kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu memang gelap. Namun, Ia mengaku pasca mengalami penganiayaan, melihat ke belakang ada Samsul dan pemuda Kelurahan Lambale juga langsung mengeroyok Samsul yang diduga pelaku pemukulan terhadap La Awe. Di tempat serupa korban Idham juga mengalami penganiayaan dengan pengeroyokan.

“Saat kejadian itu, datanglah polisi dua orang mengamankan dan mereka (polisi) menyampaikan ke kami bahwa besok (30 Meret 2022) pukul 10.00 wita hadir di kantor (Polsek Kabaena Timur),” ungkapnya.

Malam itu juga, La Awe langsung di antar d rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Ia mengalami luka robek pada kepala kanan bagian belakang. Sedangkan Idham mengaku dikeroyok sehingga mengalami luka pada pipi bagian kiri.

“Setelah paginya (10.00 wita) kami datang di Polsek dan melaporkan yang membuat kekacuan pertama yakni Hendra dan Samsul itu. Korban Idam juga datang melapor karena dia ketahui pelakunya, namun tidak ada tanggapan dari pihak polisi. Jadi kami berharap kasus ini diproses  agar tidak terjadi kejadian serupa lagi,”  pungkasnya.

Ketgam : Kapolsek Kabaena Timur, Iptu Mika K Paonganan

Kapolsek Kabaena Timur, Iptu Mika K Paonganan kepada pewarta satunarasi.com saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa itu merupakan tawuran antar
pemuda Kelurahan Lambale dan Kelurahan Dongkala pasca acara joget. Pihaknya mengaku sulit memproses perkara itu karena tidak jelas para pelakunya.

“Mf pk it tawuran kejadian pasca joget2 ria gelap pelaku tdk bs diungkap, smua ditangani, ap yg mau diproses klw pelaku tdk jelas, la awe asal tunjuk org it rawan bs2 kt yg dilapor balik, it akibat saling balas, jd bukan tdk bs diproses pk kt konfirmasi pk lurah yg memberikan rekomendasi ijin joget2,” tulis Mika K Paonganan melalui pesan WhatsApp, Rabu (13/04/2022).

Lebih tegas lanjut Mika K Paonganan mengatakan  bahwa semua masalah atau kejadian yang ada di wilayah hukumnya akan diproses, asalkan pelaku sudah jelas orangnya dan bisa memberikan kesaksian.

“In barusan lg ad kejadian ank lambale keroyok org, jd 2 kel it saling balas membalas akibat joget2 scr sembunyi2 at diam2, ay sdh sering tutup acara joget2, tp malah polisi mau dilawan jd itlah akibatx dn lg mabuk, jd kata dasarnya mmang mereka sendiri yg cari2 masalah, sy sendiri sdh brp kali hampir serang ketika sy hentikan acara joget2 mereka,” tutupnya. (adm)

Penulis : Basyarun

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com