satunarasi

BerandaButon TengahBongkar! Fondasi Bangunan Ruko Jalur Pelabuhan Wamengkoli Langgar Perda RTRW Buteng

Bongkar! Fondasi Bangunan Ruko Jalur Pelabuhan Wamengkoli Langgar Perda RTRW Buteng

BUTON TENGAH, SATUNARASI.COM – Ada pembangunan di jalur pelabuhan Wamengkoli melanggar Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra). Sesuai titik koordinat, lokasi bangunan tersebut masuk dalam sempadan pantai, sehingga harus dibongkar.

Fondasi yang rencananya untuk bangunan rumah toko (ruko) itu diketahui pemiliknya bernama H. Idris. Sejak awal didirikan, Pemerintah Daerah (Pemda) Buteng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sudah tiga kali melayangkan teguran secara tertulis, namun tidak pernah diindahkan. Pekerjaan terus dilakukan hingga tahapan pengecoran tiang.

Ketidakpatutan pemilik bangunan, membuat pemerintah daerah harus turun lapangan. Belum lama ini, pihak Dinas PUPR Buteng bersama Kepala Dinas Perizinan Aris Mahmud, Kasatpol PP La Saripi dan Kadis Lingkungan Hidup La Ode Abdullah telah meninjau lokasi pembangunan tersebut. Pihaknya merekomendasi bahwa tidak boleh ada pembangunan di wilayah itu dan segera dibongkar.

Ketgam : Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Buteng, Aminuddin

“Sejak awal pemilik kita sudah berikan teguran tiga kali untuk hentikan. Setelah kami turun lapangan alasan tidak menerima surat sehingga kami perlihatkan buktinya. Ini fatal tidak sesuai dengan tata ruang, artinya pembangunan harus sesuai mekanisme. Sebab, setelah kita survei lapangan bersama tim dinas terkait, ternyata memang titik koordinat pembangunan masuk sempadan pantai. Jadi secara aturan, melanggar RTRW dalam Perda (Peraturan Daerah),” tegas Aminuddin, Kepala Dinas PUPR Buteng saat dikonfirmasi, Senin (07/03/2022).

Sesuai dalam Perda RTRW Buteng, lanjut Aminuddin jika masuk sempadan pantai tidak diperkenankan untuk membangun fasilitas, apalagi untuk kepentingan pribadi seperti ruko. Bisa dilakukan kecuali yang berhubungan dengan kepentingan wisata, namun harus sesuai dengan asas panfaat dan peruntukan.

Anehnya, dasar memilik ruko mengaku telah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun, setelah dikroscek ternyata dokumen izin itu dikeluarkan oleh Pemda Kabupaten Buton sebelum Buteng mekar menjadi daerah otonom baru (DOB). “Setelah kami periksa IMB nya masih Kabupaten Buton. Itupun hanya ditunjukan dokumen fotokopi, kita minta aslinya sampai hari ini tidak pernah diperlihatkan. Termasuk sertifikat mengakunya ada, tapi tidak juga diperlihatkan pada kami,” pungkasnya.

Meski tidak diperlihatkan, tim Dinas terkait heran saat pemilik bangunan mengaku memiliki sertifikat. Aminuddin mengatakan sangat lucu kalau ada sertifikat tanah masuk dalam wilayah laut. Bagaimana mungkin pihak pertanahan melakukan pengukuran dalam kawasan laut.

“Jadi kami heran juga mengaku ada sertifikat, bagaimana waktu pengurukurannya otomatis pasti mengukur laut. Beda halnya dengan tanah di pemukiman yang bisa diukur dengan garis lurus. Ini menjadi tandatanya kita, apakah benar ada sertifikat? Anehnya kami meminta bukti sertifikat itu tapi tidak pernah diperlihatkan,” tuturnya.

Pihak PUPR Buteng sudah melakukan konsultasi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Hasilnya kata Aminuddin bahwa kalau daerah sudah mekar menjadi DOB maka payung hukumnya harus berdasarkan RTRW Kabupaten setempat, apalagi sudah masuk dalam perda. Sehingga proses pembangunan di daerah harus mengikuti RTRW.

“Logikanya, kalau kemudian IMB nya terbit sejak lama masih Kabupaten Buton, kenapa tidak dibangun sejak itu. Nanti sekarang Buteng sudah mekar dan ada perdanya baru melakukan pembangunan, itu juga menjadi tandatanya buat kita. Kan aneh ini. Jadi kita sudah himbau untuk menghentikan proses pembangunan, karena tidak ada tawar menawar jika melanggar Perda RTRW. Bisa saja ada jalan kecuali RTRW nya di revisi,” tutup Aminuddin. (adm)

Penulis : Basyarun

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com