satunarasi

BerandaButon TengahKetua Demokrat Buteng Ribut di Kantor Dewan Gegara Polemik Pemilihan PAW Kades...

Ketua Demokrat Buteng Ribut di Kantor Dewan Gegara Polemik Pemilihan PAW Kades Baruta

BUTON TENGAH, SATUNARASI.COM- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Afalu Mahdi ribut di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buteng. Hal itu dipicu adanya masyarakat Desa Baruta Kecamatan Sangia Wambulu yang datang di kantor dewan terkait polemik pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) kepala desa (Kades).

Selaku anggota DPRD Buteng dapil Gu-Sangia Wamblu, La Ode Afalu Mahdi menyayangkan kedatangan sejumlah masyarakat di kantor Dewan guna rapat dengar pendapat terkait masalah pemilihan Kades Baruta, namun tidak dilayani. Pasalnya, hingga pukul 12.00 wita, baru tiga anggota Dewan yang hadir.

Satunarasi.com mendengar langsung ocehan La Ode Afalu Mahdi kepada pihak sekretariat mengatakan bahwa kalau tidak ada anggota DPRD yang hadir, rapat tetap dilaksanakan. “Kasian masyarakat sudah dua kali datang belum dilayani. Kalau tidak ada yang hadir, biar kita bertiga saja rapat, saya yang pimpin,” ucapnya dengan dana keras, Senin (7/03/2022).

Saat ditemui, La Ode Afalu Mahdi mengaku kedatangan masyarakat atas undangan komisi I DPRD untuk rapat terkait masalah pemilihan Kades Desa Baruta. Sebab, ada pro kontra di masyakat, sehingga dewan perlu mencari solusi terbaik agar polemik berakhir. Namun, pertemuan bersama dewan belum dapat dilakukan karena agenda itu merupakan rapat gabungan komisi, sehingga rapat harus dipimpin salah satu unsur pimpinan.

“Keinginan masyarakat sebelum dilakukan  pemilihan saat itu harus duduk bersama dulu supaya ada kesepakatan. Tapi tetap dilakukan dan sebagian masyarakat komplain, sehingga datang di DPRD karena adanya pro kontra terkait hasil pemilihan. Jadi DPRD harus memfasilitasi agar tidak ada gejolak yang lebih besar di tengah masyarakat. Kalau ada keributan dan kekacauan di masyarakat siapa yang bertanggungjawab,” tegasnya.

Selaku anggota DPRD, La Ode Afalu Mahdi mengaku tidak berpihak kepada masyarakat manapun. Hanya saja, jangan sampai masyarakat pulang namun belum juga mendapat kepastian terkait sikap dewan. Apalagi hari ini sudah agenda rapat yang kedua.

“Saya selaku anggota DPRD berdiri di tengah, tidak memihak kemanapun.  Karena banyak masyarakat yang datang ini, ada yang tidak setuju dengan hasil pemilihan, tapi sudah pelantikan. Sudah dua kali datang di DPRD tapi tidak pernah ditemui. Jadi harus diterima aspirasi masyarakat ini karena ingin kejelasan. kita harus layani masyarakat,” pungkasnya.

Kendati demikian, rapat tetap dilaksanakan karena tidak lama kemudian, sejumlah anggota DPRD terlihat telah hadir, seperti legistor Partai NasDem, Samirun, Legislator PPP yakni Gusti, Ketua Komisi III DPRD, Tasman, SE dan Wakil Ketua 1 DPRD, Adam. Masyarakatpun terlihat telah menunggu sejak pagi guna menghadiri rapat.

Saat rapat bejalan, yang dimimpin Wakil Ketua I DPRD, Adam dan Asisten 1 Pemda Buteng, Ahmad Sabir keributan bertambah, karena La Ode Afalu Mahdi makin marah dengan memukul meja sambil berbicara dengan lantang.

Perlu diketahui, Bupati Buton Tengah H. Samahuddin, SE telah melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) Kades Baruta, Ridwan Ota Putra berdasarkan hasil pemilihan untuk menjabat sisa periode 2017-2023, pada 24 Februari 2022 lalu. Pasalnya, kades sebelumnya mengundurkan diri. Setelah itu, pemerintah daerah menujuk pejabat (PJ) Kades Baruta sebanyak tiga kali. Lalu dilakukan pemilihan untuk Kades PAW, namun terjadi pro kontra di masyarakat, ada yang sepakat hasil pemilihan dan juga yang menolak, karena menginginkan tetap pelaksana. (adm)

Penulis : Basyarun

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com