satunarasi

BerandaButonTerima Aset Eks Loka Litbang, Bupati La Bakry Harap Aspal Buton Jadi...

Terima Aset Eks Loka Litbang, Bupati La Bakry Harap Aspal Buton Jadi Tuan di Negeri Sendiri

BUTON, SATUNARASI.COM – Bupati Buton Drs. La Bakry, M.Si, menandatangani naskah hibah dan serah terima aset eks Loka Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Asbuton. Hal itu dilakukan bersama Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Aula Kantor Bupati Buton kompleks Takawa pada Kamis, 24 Februari 2022.

Turut hadir Wakil Bupati Buton Iis Elianti, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Ir. La Ode Zilfar Djafar, M.Si, Ketua DPRD Hariasi Salad, Rektor Unidayan Ir. H. LM Sjamsul Qamar, MT dan Rektor Universitas Muhamadiyah Buton Dr. Wa Ode Al Zarliani, SP, MM.

“Saya mewakili seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Buton menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian PUPR dan yang telah menyerahkan aset yang sebelumnya tercatat sebagai aset PUPR. Dan hari ini telah resmi menjadi aset Kabupaten Buton” ucap La Bakry dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Buton ini berharap keberadaan Loka Asbuton menjadi salah satu institusi yang kemudian aspal buton betul-betul mendapat kepercayaan secara nasional maupun Internasional. Selain itu, cikal bakal serah terima aset karena kondisi nasional organisasi pemerintahan selalu melakukan penyesuaian sesuai kondisi terkini. Sehingga kemudian Litbang dihapus dan dilebur semua ke Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Hal ini berimbas pada Loka Asbuton yang tidak bisa lagi dibawahi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan).

“Karena sudah dihapus otomatis organisasinya bubar sementara asetnya ada di sini (Loka Asbuton) maka satu-satunya pilihan asetnya harus dihibahkan ke Pemda Buton,” ungkap Ketua umum DPW Bapera Sultra.

Memang awalnya dulu lanjut La Bakry, lahannya dihibahkan dari Pemda ke Kementrian PUPR melalui Pusjatan untuk dibangun gedung dan berbagai peralatannya. Namun sekarang aset tersebut sudah menjadi aset Pemda Buton. Tantangan ke depan, menurutnya bagaimana bisa bekerja sama dengan universitas terutama Unidayan yang punya jurusan teknik pertambangan dan juga (Univesitas Muhammadiyah Buton (UMB) yang punya jurusan Teknik Sipil.

“Harapan bapak Presiden bahwa Aspal Buton ini bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Kepastian tentang kandungan kualitas bisa dihasilkan dari lembaga atau peralatan yang sudah diserahkan ke Pemda hari ini,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR RI, Dr. Ir. Nyoman Swariana, M.Sc, menyampaikan Loka Asbuton yang diinisiasi sejak 2015 ini memiliki tujuan sebagai tempat riset penelitian dan juga tempat sertifikasi dari Asbuton.

“Kami sampaikan prosesi serah terima ini, kami lakukan dalam dua tahap, yang pertama kami lakukan per tanggal 12 November dalam bentuk peralatan dan hari ini dalam bentuk gedung dan mesin,” pungkasnya.

Nyoman Swariana berharap agar aset yang telah dihibahkan dapat ditatausahakan dan dikelola dengan baik untuk meningkatkan potensi perekonomian daerah. Dirut Bina Teknik ini juga menyatakan kesiapan untuk mensuport hal terkait teknisi, pembinaan tenaga-tenaga laboratorium dan pendampingan teknis pelaksanaan dari penggunaaan Aspal Buton.

“Harapan kita semua agar ini dapat menjadi awal langkah selanjutnya untuk menjalin kerja sama dan menciptakan proses kegiatan yang berkualitas dan mampu mendatangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” tutupnya. (adm)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com