satunarasi

BerandaBaubauPolemik Tender Mega Proyek Jalan Lingkar, Pemkot Baubau Hargai Proses Hukum PTUN

Polemik Tender Mega Proyek Jalan Lingkar, Pemkot Baubau Hargai Proses Hukum PTUN

BAUBAU, SATUNARASI.COM – Lama bungkam, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau akhirnya buka suara terhadap riak tender mega proyek jalan lingkar. Polemik tersebut kini telah bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Kendari, dan Pemkot menghargai proses hukum tersebut.

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud Sabtu (20/11/2021). Kepada satunarasi.com, Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya dinas sangat berkomitmen menjalankan amanat aturan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, termasuk ketentuan ranah kewenangan para pihak dan tahapan-tahapam dalam pengadaan.

Olehnya itu, adanya proses PTUN yang disampaikan oleh pihak yang kalah dalam proses tender merupakan proses hukum yang dapat ditempuh oleh pihak-pihak dalam proses pengadaan. “Dinas sangat menghormati proses tersebut. Dinas pun akan mengikuti proses-proses yang dilaksanakan oleh Pengadilan,” jelas Andi Hamzah.

Adanya permintaan pihak penggugat di PTUN untuk menghentikan proses penandatangan kontrak dinilai tidak tepat. Pasalnya, tidak ada ketentuan atau regulasi yang mengatur hal tersebut, kecuali sanggah banding.

“Tidak adanya ketentuan di dalam peraturan yang mengamanatkan proses PTUN harus menghentikan tender dan kontrak. Maka Dinas harus menjalankan tahapan selanjutnya sesuai aturan. Karena diaturan yang dapat menghentikan sementara adalah ketika adanya sanggah banding. Saat ini tidak ada sanggah banding,” tegasnya.

Andi Hamzah kembali menjelaskan, bahwa pokja pemilihan selaku panitia tender telah melaksanakan proses pemilihan dan sudah di dapatkan pemenang. Terdapat sanggah yang masuk dan sudah disampaikan penolakan dari Pokja pemilihan.

“Sampai saat ini, Dinas tdk mendapatkan adanya sanggah banding, dan hasil pemilihan sudah disampaikan Pokja ke PPK. Sehingga tahapan selanjutnya ada PPK akan memproses pelaksanaan kontrak,” paparnya lagi.

Kendati demikian, pihak pemerintah dalam hal ini PUPR dapat melakukan proses lebih lanjut mengikuti tahapan-tahapan yang akan dilaksanakan dalam proses peradilan, serta arahan-arahan yang akan dilaksanakan oleh majelis Hakim.

“Dalam pelaksanaannya, Dinas akan melaporkan ke Wali Kota (As Tamrin) dan akan berkoordonasi dengan bagian hukum serta Inspektorat untuk proses pendampingan yang dapat dilaksanakan,” katanya.

Guna keberhasilan pembangunan mega proyek jalan lingkar, Andi Hamzah tak lupa meminta dukungan semua stakeholeder agar semua dapat berjalan mulus.

“Mohon dukungan semua pihak agar pembangunan yang sudah direncanakan untuk Kota Baubau dapat segera direalisasikan. Sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan,” tutupnya.

Perlu diketahui, gugatan PT. Putra Nangroe Aceh akan masuk ke tahap persidangan yang rencananya akan digelar pada Selasa, 23 November 2021. Ada empat tergugat dalam sengketa administrasi  ini yakni Kepala ULP/UKPBJ Cq Pokja III selaku panitia tender, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Cq KPA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Baubau, PT. Merah Putih Alam Lestari (PT. MPAL) sudah dipanggil oleh PTUN Kendari untuk menghadiri sidang perdana itu serta PT. Meutia Segar sebagai pemenang tender.

Empat mega proyek jalan lingkar yang menjadi sorotan dalam proses tender yakni peningkatan jalan lingkar ruas 2 Waborobo-Batu Popi dengan pagu anggaran Rp 41.660.803.880, Peningkatan jalan lingkar ruas 2 Bukit Asri-Batu Popi dengan pagu anggaran Rp 40.423.956.090. Kemudian peningkatan jalan lingkar ruas 2 Sorawolio-Bukit Asri dengan pagu anggaran Rp 40.044.499.770 dan peningkatan jalan lingkar ruas Bungi-Sorawolio tahap IV dengan pagu anggaran Rp 43.935.903.386. (adm)

Penulis : Basyarun

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com