satunarasi

BerandaButonMelalui Pembinaan ASN Kemenag Buton, Zainal Mustamin: Program Gema Imtaq Gebrakan Luar...

Melalui Pembinaan ASN Kemenag Buton, Zainal Mustamin: Program Gema Imtaq Gebrakan Luar Biasa

BUTON, SATUNARASI.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Zainal Mustamin, S.Ag., MA melakukan kunjungan kerja perdana pasca dilantik pada 8 Oktober 2021 di Kantor Kemenag Kabupaten Buton. Dalam kesempatan itu, selain melakukan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di otoritanya, juga memuji program Gerakan Masyarakat Muslim Cinta Al-Qur’an (Gema Imtaq) yang dicetuskan Kemenag Buton.

“Apa yang menjadi visi Kemenag dikawinkan dengan visi pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, sehingga terwujud masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul. Sebagai contoh, program yang diluncurkan Kemenag Kabupaten Buton yang bersinergi dengan Pemkab Buton, adalah Gema Imtaq yang merupakan gebrakan Kemenag Buton yang sangat luar biasa,” kata Zainal Mustamin, didampingi Kepala Kemenag Buton H. Mansur, MA saat memberikan pembinaan bagi ASN di kantor Kemenag Kabupaten Buton, Selasa (16/11/2021).

Mantan Kepala Kemenag Kota Kendari ini menilai program Gema Imtak merupakan salah satu contoh mengawinkan visi Kemenag dengan visi pemerintah daerah. Sehingga selaras antara program Kemenag dan program Pemerintah daerah. Olehnya karena itu, di Kemenag Sultra menciptakan karakter unggul , Sultra bermartabat yang diwariskan Kakanwil sebelumnya, Fesal Musaad yang dikemas dalam tagline 3B (Bersama, Bersatu, Bersaudara). Bersama kita bisa, Bersatu kita kuat, bersaudara kita rukun.

Ketgam : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, H. Mansur, MA

“Kita adalah bagian dari Kemenag yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Sehingga, seseorang bisa menempatkan dirinya masing-masing dengan baik. Mindset harus kita samakan agar bisa dengan mudah melakukan hal lain,” tuturnya lagi.

Zainal Mustamin kembali menegaskan agar ASN Kemenag senantiasa menerapkan sikap moderat. Pembangunan infrastruktur harus dimulai dengan pembangunan fondasi budaya yang kuat. Budaya membangun moralitas dan mentalitas.

“Karenanya mari kita menerapkan gerakan layanan Bersahabat (Bersih, Religius, Santun, Harmonis, Berbasis Aplikasi Teknologi). Ini harus dijadikan spirit bersama untuk memajukan Kemenag,” harapnya.

Selain itu, ia terus menekankan agar sinergi dengan pemerintah daerah harus terus dibangun dan dikembangkan. Kakanwil pun mengapresiasi capaian Kemenag Buton dalam percepatan Revitalisasi KUA, dengan SBSN yang lengkap.

“Mari terus memiliki semangat yang baik dan menjaga integritas. Senantiasa membangun diskusi dan koordinasi. Jika kita kuat ke dalam, maka kita akan kuat keluar. Jangan menghapus persaudaraan karena sebuah kesalahan, tapi hapuslah kesalahan demi sebuah persaudaraan,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Zainal Mustamin juga mengajak seluruh ASN agar senantiasa menjadi agen moderasi, baik di keluarga, di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Selain itu, membiasakan kegiatan zikir dan doa bersama untuk menyeimbangkan kerja untuk tuhan dan negara,” tutupnya.

Kegiatan pembinaan itu, turut dihadiri Waketum MUI, KH. Djakri Nappu, Ketua BP4, KH. Ryha Madi, Kabid Pendidikan Madrasah, Muhammad Saleh, Kabid Urais dan Binsyar, Jamaluddin, Kabid Pakis, Mardawiyah Kasim, Ketua Asosiasi Guru PAI Prov. Sultra Penyuluh Agama Islam Buton dan seluruh ASN lingkup Kemenag Kabupaten Buton. (adm)

Penulis : Basyarun

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com