satunarasi

BerandaHukumDetik-Detik Bupati Kuansing Dibuntuti KPK Sebelum Terjadi OTT

Detik-Detik Bupati Kuansing Dibuntuti KPK Sebelum Terjadi OTT

PEKANBARU, SATUNARASI.COM – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra dibawa ke Jakarta oleh penyidik KPK setelah 17 jam diperiksa. Penasehat hukum ceritakan detik-detik Andi dibuntuti penyidik KPK.

Panasehat hukum Andi Putra, Dody mengatakan kliennya berangkat dari Kuantan Singingi ke Pekanbaru, Senin (18/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Di perjalanan, Andi merasa dibuntuti orang tak dikenal.

“Diperjalanan dia dibuntuti, kemudian dia merasa takut, beliau tidak tahu juga kalau ada penangkapan di Kuansing itu,” terang Dody di Mapolda, Selasa (19/10/2021).

Merasa takut dibuntuti, Andi memutuskan mematikan handphone. Tiba di Pekanbaru, politisi Golkar tersebut menghubungi Dody.

“Karena takut, HP dimatikan. Dihubungi saya sekitar pukul 21.00 Wib, saya bilang ketemulah kita dulu. Pas ketemu ada yang menghubungi ajudannya, itu dari penyidik KPK,” kata Dody.

Seperti diketahui, KPK menyampaikan Andi Putra terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap izin perkebunan kemarin. Selain Andi, ada 7 orang yang ikut ditangkap dalam OTT itu. Tujuh orang itu terdiri dari ajudan dan beberapa pihak swasta.

Andi Putra kemudian diterbangkan ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik KPK di Polda Riau. Setelah diperiksa, Andi tak banyak bicara.

“Mohon doanya ya, biar lancar,” kata Andi saat ditanya terkait kasus yang menyeret dirinya, Selasa (19/10/2021).

Pengacara Bantah OTT
Panasehat hukum Andi Putra,Dody sebelumnya dengan tegas mengatakan Andi Putra tidak dalam kondisi terjaring operasi tangkap tangan.

“Pak Bupati tidak dalam kondisi tertangkap tangan menerima hadiah, tidak ada,” imbuh alumni Fakultas Hukum Universitas Riau tersebut.

Dody mengatakan, kliennya memang berniat ke Pekanbaru dari Taluk Kuantan didampingi sopir dan ajudannya, Selasa (18/10). Namun, saat tiba di Pekanbaru pukul 21.00 WIB, Andi Putra dihubungi penyidik KPK.

“Kemarin pagi ke kantor, ke rumah pulang dan sekitar pukul 11.00 WIB berangkat dari rumah ke Pekanbaru. Setelah itu, sopirnya dihubungi penyidik KPK untuk merapat ke Polda,” kata Dodi seperti dilansir dari detik.com. (adm)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com