satunarasi

BerandaButonSerahkan 51 SK Kepsek, La Bakry Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Serahkan 51 SK Kepsek, La Bakry Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan

BUTON – Bupati Buton, Drs. La Bakry, MSi menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang Pemberhentian, Pengangkatan dan Pemindahan dari dan dalam jabatan Kepala Sekolah (Kepsek). Melalui kesempatan itu, Ia tekankan kepada para Kepsek agar bertanggungjawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan di otoritanya.

Penyerahan dipusatkan di Aula Pertemuan SMP Negeri 7 Buton, Desa Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Selasa, 12 Oktober 2021. Sebanyak 51 Kepsek menerima SK baru yakni untuk Kepsek SMPN sebanyak 41 orang, Kepala SDN yakni 8 orang dan Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak hanya 2 orang.

Penyerahan SK dihadiri Wakil Bupati Buton, Sekretaris Daerah, Ir. La Ode Djilfar Jafar, M.Si termaksud Asistensi I, Asisten III, Anggota DPRD Buton serta para Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton.

Melalui kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, Drs. Harmin, M.Eng mengatakan kegiatan itu merupakan proses impelementasi dari Perkemendikbud RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

“Pengangkatan guru sebagai Kepala Sekolah tidak lagi seperti dulu, tetapi sekarang membutuhkan proses yang berjenjang karena memiliki persyaratan-persyaratan yang termuat dalam Perkemendikbud RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah,” kata Harmin.

Persyaratan pengangkatan guru lanjut Harmin menjadi Kepsek menjadi komponen paling utama diantaranya memiliki kualitas akademik minimal Sarjana (S1), Sertifikat Pendidik dan memiliki pangkat minimal III/c.

“Dan alhamdulillah seluruh persyaratan sudah dapat dilaksanakan dan hari ini juga masih dalam proses yang belum memiliki sertifikat kami telah melakukan tes cakep dan masih dalam proses pelatihan,” katanya.

Matan Kabag umum Pemda Buton in menjelaskan bahwa program pemerintah sekarang adalah Sekolah Penggerak. Tahun lalu ada 11 sekolah di Kabupaten Buton menjadi sekolah penggerak. Tahun ini sementara proses pendaftaran sekolah penggerak.

“Jadi kami berharap agar para kepala sekolah melakukan inovasi dalam memajukan sekolahnya. Sehingga tujuan pendidikan dapat berhasil seperti apa yang telah diamanahkan oleh pemerintah pusat untuk memajukan pendidikan secara umum di Indonesia dan secara khusus di Kabupaten Buton,” tuturnya lagi.

[expander_maker id=”1″ ]

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Buton La Bakry mengatakan, pengangkatan guru menjadi Kepsek tidak menginginkan adanya sistim bliyar. Olehnya itu, akan memberi sanksi tegas jika ada oknum yang meminta uang dalam pengangkatan kepala sekolah.

“Saya bilang memang, jika saya dengar ada yang kasih uang, saya selesaikan, saya pecat. Karena dalam tanda tangan saya tidak pernah meminta rupiah,” tegas Ketua DPD Golkar Buton itu.

La Bakri Orang tak lupa menitip pesan kepada para Kepsek yang baru saja mendapat tugas tambahan untuk terus memegang amanah dalam menyiapkan generasi muda Indonesia khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Buton, sehingga kualitasnya setara dan sejajar dengan anak anak lain di Indonesia.

“Sebagai kepala sekolah dan juga guru, jangan hanya gugur kewajiban melainkan juga harus memiliki tanggung jawab moral. Guru selalu ikhlas menjadikan anak-anak yang cerdas, memiliki moralitas dan amal yang baik. Jasa guru begitu besar. Karena gurulah sehingga kita bisa berdiri di sini menjadi Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Anggota DPRD, Kepala Dinas,” harap Ketua Umum DPW Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Provinsi Sulawesi Tenggara itu.

La Bakry tak lupa mengucapkan selamat kepada guru yang baru saja diangkat menjadi kelapa sekolah dan berharap agar melaksanakan tugas dengan baik dan mudah-mudahan niat baik kita diridhai oleh Allah SWT. (adm)[/expander_maker]

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Popular

Recent Comments

https://www.fapjunk.com https://fapmeister.com